Tampilkan postingan dengan label Jember. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jember. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Agustus 2017

JFC tampil khusus pada peringatan HUT RI di Istana Merdeka

Saat Jokowi bertemu Dynand Fariz saat Grand JFC hari minggu lalu. Foto : Din's Sholeh Huddin

Ada yang sangat berbeda dengan peringatan HUT RI di Istana Merdeka kali ini dibandingkan dengan pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya. Perbedaan sangat terlihat pada konten dan suasana yang terlihat pada pelaksanaan peringatan HUT RI kali ini.

Sebelumnya, peringatan HUT RI di Istana Merdeka lebih banyak difokuskan pada kegiatan Upacara Pengibaran Bendera kental suasana kemiliterannya. Kali ini dengan mengangkat tema Kebhinnekaan, peringatan HUT RI di Istana menjadi terlihat lebih santai dan lebih cair.

Dimulai dari pakaian yang dikenakan oleh peserta yang hadir mulai dari Presiden dan Wakil Presiden, protokoler sampai dengan tamu undangan yang memakai baju adat daerah. Tak terkecuali juga tamu-tamu dari negara tetangga yang mengenakan baju Nasional negaranya masing-masing.

Di samping itu, upacara yang biasanya dimulai sekitar jam 8 atau jam 9, kali ini mundur dilaksanakan mulai jam 10, karena sebelum upacara diadakan beberapa kegiatan dan pertunjukan yang berbeda dari tahun-tahun lalu. Dengan penambahan beberapa acara yang bisa dibilang hiburan sebelum upacara dilaksanakan yang berupa pertunjukan kesenian dan budaya. Di samping itu pertunjukan ini juga sebagai pengiring saat Presiden Jokowi berjalan ke tribun tamu-tamu untuk menyalami satu persatu.

Satu hal yang menarik adalah pada sesi pertunjukan kesenian atau kirab budaya yang menampilkan tari tarian daerah mulai dari tari banyuwangi sampai kesenian dari Aceh, muncul berikutnya adalah peragaan busana-busana nuansa adat atau nasional yang dimodifikasi sedemikian rupa sehingga terlihat lebih menarik. Dari desain pakaian dan pernak-perniknya bisa ditebak busana-busana tersebut identik dengan busana yang ditampilkan pada perhelatan Jember Fashion Carnaval (JFC). Ada kurang lebih 5 pakaian dari JFC yang ditampilkan oleh model yang sebagian besar merupakan Putri Indonesia. Dalam keterangan yang disampaikan oleh MC, disebutkan bahwa busana-busana yang ditampilkan adalah busana-busana yang telah mendapatkan prestasi di tingkat Internasional. Tak lupa juga MC menyampaikan dengan cukup gamblang mengenai event JFC ini serta prestasi-prestasi yang telah diraihnya sehingga JFC menjadi ikon bukan hanya di Daerah tapi juga Nasional dan diakui sebagai Karnal terbaik nomor 3 di dunia. Penampilan JFC diakhiri dengan munculnya sang presiden JFC, mas Dynan Fariz yang merupakan putra daerah Jember.

Rupanya setelah menyaksikan gelaran Grand Carnaval JFC minggu kemarin, Jokowi langsung "menculik" tim JFC untuk ikut serta dalam kegiatan peringatan HUT RI di Jakarta. Bahkan menurut Informasi yang beredar tim JFC ke Jakarta tidak hanya akan meramaikan acara di Istana Merdeka. Acara apa saja itu, kita tunggu perkembangannya.

Berikut ini video penampilan peragaan busana oleh tim Jember Fashion Carnaval dalam peringatan HUT RI ke 72 di Istana Negara.

Rabu, 16 Agustus 2017

Video Jokowi menahan sakit kakinya saat keluar dari Masjid Ponpes Nuris

Masih tentang Presiden Jokowi yang melakukan lawatan kerja selama 2 hari di Kabupaten Jember. Di hari pertama beliau tiba, pondok pesantren Nuris di daerah antirogo menjadi tujuan pertama Jokowi setelah mendarat di Bandara Notohadinegoro Jember.

Di destinasi pertama ini Presiden Jokowi melakukan cukup banyak kegiatan waktu kunjungan yang terbilang singkat. Mulai dari melakukan peletakan batu pertama proyek masjid dan asrama putri pesantren, menjajal mobil listrik buatan santri, memberikan sambutan dan tak ketinggalan kegiatan khas memberikan kuis berhadiah sepeda.

Ada kejadian menarik selepas memberikan sambutan dan kegitan lain di dalam masjid ponpes Nuris ini. Dalam sebuah video yang dipublikasikan oleh netizen bernama Ahmad Fawaid di laman facebooknya. Saat keluar dari dalam masjid dan menuruni tangga, tampak presiden Jokowi seperti menahan sakit di daerah kakinya saat akan memakai sepatu sandal yang akan dikenakan

Dari caption yang ditulis netizen tersebut, kemungkinan Jokowi tak sengaja terinjak kakinya oleh jamaah. Entah memang betul seperti itu atau hanya karena kecapekan,

Berikut ini video kejadian yang Bebagi.com upload di saluran youtube


Selasa, 15 Agustus 2017

Sambil merekam saat salaman dengan Jokowi, Netizen ini melakukan hal di luar Dugaan

Jokowi menyapa warga di sela perhelatan JFC. Foto : Info Warga Jember
Salah satu kegiatan yang dilakukan Jokowi saat berkunjung ke Jember adalah menyaksikan Acara Puncak Jember Fashion Carnaval (JFC) yang dilaksanakan hari Minggu 13 Agustus kemarin. Kedatangan Jokowi ke arena JFC membuat heboh penonton baik penonton yang ada di dalam tenda-tenda maupun yang berada di jalan.

Saat perhelatan JFC itu, Jokowi berkesempatan untuk menyapa warga dan bersalam-salaman. Momen itu tidak disia-siakan oleh seorang netizen untuk merekam melalui kamera handphonenya. Saat Jokowi mendekatinya dan bersalaman, netizen ini langsung berteriak untuk menyampaikan permintaan ke pak Presiden.

Rupanya Presiden Jokowi tidak langsung ngeh dengan permintaan orang tersebut. Jokowi bahkan sempat menanyakan ulang apa perihal permintaannya tersebut. Baru setelah mendengar cukup jelas Jokowi menggangguk sambil langsung berlalu dari tempat tersebut, sementara sang netizen terus meneriakkan permintaanya

Semua kejadian itu terekam dengan baik di Video yang diupload oleh sang netizen sendiri di Facebooknya. Penasaran seperti apa, berikut salinan Video yang telah Bebagi.com upload ulang melalui saluran Youtube


Minggu, 13 Agustus 2017

Kumpulan Foto Kunjungan Jokowi ke Jember

Didampingi Ibu Negara, Jokowi tiba di Bandara Notohadinegoro pada Sabtu (12/08/2017) sekitar jam 13.15 dengan menaiki pesawat RJ-85, pesawat yang biasa dipakai Wapres Jusuf Kalla untuk Kunjungan Kerja (Kunker). Dalam Kunker di Jember selama kurang lebih 2 hari ini ada beberapa agenda yang dilakukan Jokowi bersama rombongan diantaranya mengunjungi beberapa pesantren, peresmian stadion dan menyaksikan acara puncak Jember Fashion Carnaval pada hari ini (Minggu 13/08/2017)

Seperti biasa, kunjungan seorang presiden selalu mendapat perhatian dari masyarakat. Tak terkecuali dengan kunjungan Jokowi kali ini. Dirangkum dari beberapa sumber berikut kumpulan foto kunjungan presiden Jokowi di Jember. 

Jokowi turun dari pesawat disambut Gubernur Jatim Pakde Karwo
dan Bupati Jember dr. Faida. Foto : Diskominfo Kab. Jember

Jokowi turun dari pesawat disambut Gubernur Jatim Pakde Karwo
 dan Bupati Jember dr. Faida. Foto : Diskominfo Kab. Jember

Jokowi tiba di Ponpes Nuris Jember
foto : Din's Sholeh Huddin

Jokowi disambut pengasuh Ponpes Nuris sesaat setelah turun dari mobil
foto : Adam Wildan Habibi

Jokowi bersama KH Muhyiddin Abdusshomad di Ponpes Nuris Jember
foto : Diskominfo Kab. Jember

Meletakkan batu pertama pembangunan Masjid dan asrama santri putri
di Ponpes Nuris Jember. Foto : Diskominfo Kab. Jember

Mencoba mobil listrik buatan santri Ponpes Nuris Jember
foto : Diskominfo Kab. Jember

Menaiki Moris (Mobil Listrik Nuris) bersama pengasuh dan
santri Ponpes Nuris Jember. F
oto : Din's Sholeh Huddin

Memberikan sambutan di depan santri Ponpes Nuris Jember
foto : pesantrennuris.net


Disambut oleh KH. Ahmad Sadid Jauhari, pimpinan Ponpes Assunniyyah
Al-jauhari Kencong Jember. F
oto : FB Zandy Famili Al Jauhari

Disambut oleh para pengurus Ponpes Assunniyyah
Al-jauhari Kencong Jember. F
oto : FB Zandy Famili Al Jauhari

Di depan kerumuman santri ponpes Assunniyyah Al-jauhari 
Kencong Jember. Foto : FB Zandy Famili Al Jauhari

Mobil Jokowi di Ponpes Al Qodiri Jember
Foto : Info Warga Jember

Bersama KH. Muzakki Syah Pimpinan Ponpes
Al Qodiri Jember. Foto : Info Warga Jember

KH. Muzakki Syah memberikan sambutan di depan Jokowi di
Ponpes Al Qodiri Jember. Foto : Info Warga Jember

Memberikan Sambutan di depan Santri Ponpes
Al Qodiri Jember. Foto : Info Warga Jember

Bercengkrama dengan KH. Muzakki Syah, Gubernur Jatim 
dan Bupati Jember. Foto : Info Warga Jember

Bersama Ibu Negara saat menonton Jember Fashion Carnaval (JFC)
Foto : Setkab.go.id

Bersalaman dengan Dynand Fariz, founder JFC
Foto: Info Warga Jember

Bersalaman dengan penonton JFC
Foto : Setkab.go.id

Memberikan Sambutan saat pembukaan JFC
foto : Setkab.go.id

Menikmati Jember Fashion Carnaval bersama Ibu Negara
foto : Setkab.go.id

Bersalaman dengan warga saat perhelatan JFC
Foto : Info Warga Jember


Minggu, 26 Maret 2017

Jember, Kota Tembakau yang Mendunia

Kabupaten Jember merupakan salah satu kota di timur pulau Jawa. Kabupaten Jember dibentuk berdasarkan Staatsblad Nomor 322 tanggal 9 Agustus 1928, yang mulai berlaku tanggal 1 Januari 1929 yang kemudian tanggal ini dijadikan sebagai Hari Jadi Kabupaten Jember.

Alun-alun kota Jember dilihat dari atas. Foto : sikd.bappeda.jemberkab.net

Jember dikenal sebagai penghasil tembakau terbaik di Indonesia, tak heran jika di dalam logo Jember terdapat latar daun tembakau. Ada 2 jenis tembakau yang ditanam di Jember yaitu Besuki Voor-Oogst yang biasanya ditanam saat musim hujan dan panen awal musim kemarau, yang kedua yaitu tembakau Besuki Na-Oogst yang ditanam saat musim kemarau dan panen awal musim hujan. Kedua jenis tembakau tersebut merupakan jenis tembakau kualitas tinggi, baik digunakan untuk rajangan rokok (jenis Besuki Voor-Oogst) maupun untuk filler, binder dan wrapper cerutu (jenis Besuki Na-Oogst)

Salah satu pemandangan ladang tembakau di  Kabupaten Jember. Foto :rayapos.com

Tak hanya tembakau sebenarnya yang menjadi komoditas pertanian unggulan di Kabupaten Jember, sebutlah ada Kopi dan Kakao juga menjadi hasil pertanian andalan. Bahkan untuk urusan Kopi dan Kakao ini sudah didirikan Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Puslitkoka). Puslitkoka yang merupakan satu-satunya di Indonesia ini bahkan sudah mulai didirkan sebelum hari jadi Kabupaten Jember, yaitu pada tahun 1911 dengan nama awal waktu itu adalah  Besoekisch Proefstation. 


Gedung Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia. foto : indonesia.travel

Dari komoditas pertanian tersebut Jember dikenal dunia. Produk hasil olahan tembakau seperti cerutu ataupun biji kopi dan kakao merupakan salah satu yang diakui menjadi terbaik di dunia. Pengalaman mengenai Tembakau, Kopi serta Kakao sejak jaman Belanda menjadi salah satu faktor penentu kualitas komoditas pertanian tersebut.

Beralih dari soal pertanian, Jember juga dikenal dunia tidak hanya karena tembakau, maupun kopinya. Tapi juga budaya dan pariwisatanya. Salah satu yang fenomenal adalah gelaran tahunan Jember Fashion Carnaval (JFC). JFC merupakan pagelaran busana di jalanan dengan konsep mirip dengan karnaval Rio di Brazil, tapi dengan busana yang jauh lebih sopan tentunya. JFC diselenggarakan tiap tahun sebagai bagian dari  rangkaian acara Bulan Berkunjung Ke Jember (BBJ) yang biasanya dilaksanakan pada bulan Agustus. Penggagas dari JFC ini adalah seorang desainer Jember bernama Dynand Fariz.

Salah satu peserta Jember Fashion Carnaval. Foto : www.marthatilaargroup.com

Suksesnya gelaran JFC menjadi pelecut dan inspirasi bagi daerah lain untuk menyelenggarakan acara serupa dengan tema yang berbeda, sebutlah di Kabupaten Banyuwangi ada Banyuwangi Ethno Carnival dan di Kota solo dengan tema batik dengan nama gelaran Solo Batik Carnival.

Jika ingin tahu lebih jauh mengenai wisata di Jember silahkan kunjungi website JemberTourism.com